Data Fintech Yang Terdaftar Di Ojk

Data Fintech Yang Terdaftar Di Ojk – Ojk jasa keuangan power fintech layanan p2p lending layanan peringatan investasi tongam lumban tobing peer to peer lending fintech pinjaman ilegal P2P

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing (kedua kiri) saat konferensi pers penangkapan empat narapidana pelaku ancaman peer-to-peer lender melalui sarana elektronik yang merupakan penagih pinjaman dari PT VCard Teknologi Indonesia (VLoan). Di kantor Bareskrim Polri, Selasa (8/1). (Berexa / Gita R)

Data Fintech Yang Terdaftar Di Ojk

Nama-nama perusahaan fintech yang baru terdaftar adalah PT Akur Dana Abadi (Jembatan Emas), PT Sinergi Mitra Finansial (Kredible), PT Kredit Kemakmuran Rakyat (KlikUMKM), PT Harapan Fintech Indonesia (Klik Kami), PT Idana Solusi Sejahtera (Kairin) . PT Empat Kali Indonesia (atau) dan PT Simbisa Business Indonesia (Batumbu).

Ojk Bersama Kementerian/lembaga Terkait Berkomitmen Berantas Pinjol Ilegal

(P2P) ilegal, sebanyak 323 perusahaan atau 40% tidak diketahui asal usulnya, dan 22% atau 178 perusahaan berasal dari Indonesia.

Banyaknya fintech P2P yang ilegal karena kebutuhan masyarakat yang semakin besar. Pasalnya, saat ini tidak banyak orang yang mendapatkan pekerjaan di perbankan. Kalaupun bisa mendapatkan sebagian uangnya, proses mendapatkan pinjaman tidaklah mudah. Ada proses panjang yang harus dilalui dan tidak jarang pengajuan pinjaman ditolak.

“Pelaku fintech P2P melanggar hukum memanfaatkan permintaan masyarakat untuk menciptakan aplikasi fintech yang mudah dikembangkan,” ujarnya.

Namun karena kemudahannya, meminjam uang ke fintech ilegal memiliki risiko yang besar. Konsumen harus bersiap menghadapi nilai kredit yang tinggi, penyebaran data pribadi, prosedur pemrosesan yang buruk dan alamat kredit yang tidak jelas serta perubahan nama dan nama keluarga.

Ini 106 Fintech P2p Lending Yang Terdaftar Di Ojk

Tingginya risiko peminjaman fintech ilegal juga membuat Satgas Waspada Investasi merasa perlu menyelesaikan tugasnya. Tindakan OJK dan Satgas Waspada Investasi terkait permintaan dan penyaluran dana tanpa izin pengungkapan nama perusahaan.

OJK juga mengedukasi masyarakat untuk selalu mengetahui daftar perusahaan fintech P2P yang terdaftar sebelum mengajukan pinjaman. Daftarnya dapat dilihat di situs OJK atau dengan menghubungi nomor call center OJK 157.

Selain fintech ilegal, masyarakat juga mengkhawatirkan hal lain, yakni aktivitas investasi ilegal. pada bulan Maret 2019. Satgas Waspada Investasi telah menghentikan aktivitas 49 organisasi investasi ilegal. Banyak dari investasi ilegal ini mencakup valuta asing (valas) dan pemasaran berjenjang (MLM) yang tidak sah.

Seperti halnya aktivitas fintech ilegal, investasi ilegal juga muncul karena kebutuhan sosial. Masih banyak orang yang tertarik dengan suku bunga tinggi atau keuntungan tinggi yang tidak mengetahui keaslian perusahaan yang menawarkan uang tersebut.

Terbaru! Ini Dia Daftar 104 Fintech Legal, Berizin Dan Terdaftar Di Ojk

Akibatnya banyak masyarakat yang terjebak dalam pencarian uang palsu. Satgas Waspada Investasi mencatat total kerugian akibat investasi bodong sepanjang tahun 2008 hingga 2018 berjumlah Rp 88,8 triliun. Pandawa Group Rp 3,8 triliun, Dream 4 Freedom Rp 3,5 triliun, 4 travel case umrah Rp 3 triliun dan kasus lainnya rugi banyak.

Fintech syariah yang terdaftar di ojk, fintech pinjaman online yang terdaftar di ojk, list fintech terdaftar ojk, fintech terdaftar di ojk, perusahaan fintech yang terdaftar di ojk, daftar fintech yang terdaftar di ojk, fintech yang tidak terdaftar di ojk, fintech yang terdaftar di ojk, aplikasi fintech yang terdaftar di ojk, fintech yang sudah terdaftar di ojk, daftar perusahaan fintech yang terdaftar di ojk, fintech terdaftar ojk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *